Saturday, July 11, 2009

Reformasi Dunia Kesehatan: Mimpi Indah Kita Bersama

Saya kalo datang ke rumah sakit ada kalanya berpikir mengapa biayanya mahal sekali. Kalo saya berpikir itu mahal bagaimana dengan orang-orang yang penghasilannya lebih kecil dari saya.

Lalu pernah suatu kali saya sakit, cukup parah, namun pas lagi "bulan tua", tiba-tiba bingung, bagaimana harus bayar biaya berobatnya. Mengambil tabungan sebenernya bisa saja, namun bagaimana dengan orang-orang yang tidak punya tabungan.

Mengapa negara kita tidak bisa pakai sistem kesehatan seperti di AS yang mana orang kalo sakit tinggal datang saja ke rumah sakit maka pengobatan yang paling optimum akan diberikan ke orang tersebut dan semuanya sudah ter-cover oleh sistem asuransi. Mungkin jawabnya adalah karena negara belum cukup dana untuk dialokasikan ke sektor kesehatan sebagaimana sektor pendidikan sudah memperolehnya.

Selanjutnya mengapa sih banyak orang pingin anaknya sekolah di fakultas kedokteran? Mungkin agar si anak bisa merawat orang tuanya tersebut bila sudah tua dan mulai sakit-sakitan, supaya pengeluaran kesehatan keluarga menjadi tidak mahal. Kemudian supaya si anak bisa memiliki pendapatan yang tinggi. Karena secara umum, profesi dokter adalah salah satu profesi dengan penghasilan tertinggi, tidak hanya di Indonesia, tetapi bahkan di dunia. Percaya tidak percaya, untuk seorang dokter senior, penghasilan ratusan juta dalam sebulan adalah tidak mustahil. Luar biasaaa...

Reformasi kesehatan mungkin sudah waktunya didengungkan.. Bukan hanya untuk yang miskin dan sakit, tapi bahkan untuk yang mampu dan sehat. Sebab lebih baik mencegah dari pada mengobati. Benar khan?

2 comments:

Chaikal said...

Carlos, kalo sistem kesehatan contohnya jangan AS, sistem insurance-nya masoh ancur berat.. kalo mau Prancis tau Jerman, sip.

Carlos said...

yes, lu benar. AS memang lagi bergelut untuk memperbaiki sistemnya karena banyak utang dimana-mana. Well tapi utang itu bukannya baru terjadi belakangan ini saja, peninggalan dari pemerintahan Bush saja? menurut lu gimana?