Monday, April 14, 2008

Ramalan Jayabaya

Sedikit intermezzo, ini ada artikel menarik (meski agak lama) di opini Kompas tentang Ramalan Jayabaya. Tanpa perlu model ekonometrika atau model-model lainnya, percaya gak percaya, ramalan ini hampir tepat memprediksikan kondisi bangsa ini. Apalagi melihat kasus-kasus belakangan ini. Hhh... Jadi pesimis melihat perkembangan bangsa ini.

Kalau udah begini, solusinya cuma satu ni. Sebelum terlambat, harus secepatnya hengkang ke negara lain!!! Ayo-ayo!! buru-buru cari beasiswa ke LN dan gak usah balik lagi. hehehe.. Brain Drain deh.. ;)

Ramalan Jayabaya lengkapnya (dengan terjemahan ke bahasa Inggris) bisa dilihat disini.

3 comments:

Anonymous said...

Wah tjes....
Syirik ini namanya...



Septian

Letjes said...

wah kena banget ni komentarnya bung seto..

untuk intermezzo aja ni to. lagian menarik banget isi ramalannya. ini aku ambil satu bait yang menurut aku menarik:

Pasar ilang kumandhang (There will be markets without crowds)

ini menurut aku bisa diartikan dua hal: merujukk ke pasar saham, dllnya. atau bisa juga merujuk ke pasar tradisional yang mulai kehilangan peminat karena banyaknya hypermarket2 (yg ini agak maksa sih.. hehehe..)

melihat itu, tanpa berkesimpulan apa2 terhadap ramalannya, cm bs ngomong: dahsyat ni orang.. hehehe. bbrp ramalannya yang beratus2 tahun itu bener2 terbukti loh

Anonymous said...

Bung letjes, ada satu terminologi menarik, self fulfilling prophecy. klo gak salah asalnya dari ilmu sosiologi. Coba di search di mbah google deh.
Hehehehe...


Septian