Berikut ini merupakan tulisan dari M.Anggito Zhafranny, masih duduk di bangku kelas 5 SD, namun mampu menuangkan pertanyaan kritis dari sisi ekonomi mengenai beberapa lakon superhero. Perkenankan untuk berbagi di blog ini, berikut postingannya:
Peter Parker sebagai tokoh utama di Film Spiderman digambarkan sebagai orang yang sederhana, hanya tinggal bersama bibinya, dan bekerja sebagai fotografer sebuah koran yang gajinya hanya cukup untuk kebutuhan sehari -hari. Kira-kira dimana kesalahan ekonominya? Kesalahan ekonominya terletak pada kostumnya. Kenapa Peter Parker dapat membeli kostum Spiderman dengan harga murah? Padahal harga kostum di dunia ini sangatlah mahal! Tapi kenapa Peter dapat membelinya? Jika pembaca tidak mengerti maksudnya, bacalah lagi agar lebih dimengerti (maksudnya silahkan cari rujukan jurnal-jurnal mengenai hal tersebut-red).
Clark Kent yang berperan sebagai Superman adalah anak seorang petani, jadi kehidupannya tentulah sangat sederhana, dan Ia hanya bekerja sebagai wartawan Koran Daily Planet. Kesalahannya sama dengan Spiderman, yaitu kenapa Superman dapat memiliki kostum yang ketat itu? Padahal harga pasar baju seperti itu di dunia ini sangat mahal, dan lebih mahal dari kostum Spiderman. Selain itu, tak mungkin Superman dapat menjahitnya karena bahan menjahitnya pun sangat mahal. Bahan baju Superman terbuat dari kain parasit yang sangat ketat dan kuat.


